[FF/Ficlet] The First Meet

Title                 : The First Meet

Author             : Rai Sha a.k.a. Rini Amini Raisa

Cast                 : you and your bias ^^

Genre              : I don’t know -_-

Length             : Ficlet

Rating              : SU

Kutatap lekat ice cream cone rasa coklat yang ada di peganganku. Sudah 3 porsi ice cream yang kuhabiskan—dengan berbagai rasa—dan ini adalah porsi yang ke empat. Aku tidak perduli jika tiba-tiba saja aku terkena flu. Ini sudah menjadi kebiasaanku jika aku sedang patah hati. Bukan kebiasaan yang baik memang, tapi aku tidak bisa merubah sesuatu yang sudah menjadi kebiasaan kan?

Kalian bisa menganggap aku bodoh karena kenyataannya memang seperti itu. Aku orang yang selalu bermimpi terlalu tinggi hingga orang-orang di sekitarku selalu menyebutku orang aneh karena sifatku itu. Walau begitu, aku selalu berjuang mewujudkan mimpiku—walau kurasa yang kulakukan itu tidak ada kemajuan.

Dan kalian tau apa mimpiku yang paling tinggi? Aku sangat menginginkan menikah dengan artis idolaku. Bodoh? Memang. Sudah kubilang kalau aku memang bodoh kan?

Aku sunguh-sungguh mencintainya. Bukan cinta dari fans terhadap idola, tapi cinta dari seorang wanita kepada lelaki. Ini aneh memang karena selama ini aku tidak pernah sekalipun bertemu secara langsung dengannya. selama ini aku hanya melihatnya dari balik layar kaca dan selama itu pula aku mencintainya. Aku sendiri juga tidak mengerti apa yang membuatku sungguh mencintainya.

Dan yang paling membuatku tersiksa adalah ketika mendengar gosip tentangnya yang tengah berkencan dengan gadis lain. Sungguh, aku benar-benar patah hati mendengarnya. Membuatku menangis berkali-kali jika lagi-lagi melihat secara tidak sengaja tentang berita seperti itu. Aku selalu menghindari berita seperti itu tapi sepandai-pandainya tupai melompat, tetap akan jatuh juga kan?

Dan yang terjadi saat ini bahkan lebih parah dari itu. Ini bukan sekedar gosip murahan yang biasa ku dengar. Ini nyata. Idolaku itu tengah berpacaran dengan seorang gadis idola lain yang satu manajemen dengan dirinya. Ku bilang ini nyata karena jelas-jelas aku telah melihat bukti-bukti yang beredar. Banyak bukti yang menunjukkan kalau mereka seringkali terlihat skinship, pergi keluar berdua, atau terlihat sedang saling pandang jika mereka ada di satu tempat yang sama. Aku yakin jika mereka terlihat seperti itu, tandanya mereka sedang berkomunikasi melalui mata—yang seringkali dilakukan oleh pasangan kekasih.

Aku sudah sangat capek menghadapi seperti ini. aku selalu marah-marah—kemudian menangis—jika melihatnya terlibat dengan gadis lain. Tapi, sekarang aku sudah benar-benar lelah, karena inilah resikonya jika mencintai seorang idola—yang bahkan belum pernah kutemui secara langsung. Dan aku sangat sadar aku tidak dapat melakukan apapun untuk membuat mereka putus. Percuma jika aku selalu marah jika melihat berita seperti karena itu tidak akan merubah apapun. Bahkan dia sama sekali tidak tau jika ada seseorang sepertiku di dunia ini.

Aku tidak mau berbuat seperti gadis-gadis yang lain yang suka meneror gadis yang di gosipkan atau melakukan hal-hal yang menyakiti diriku sendiri. Itu semua merugikan, tidak ada gunanya. Yang ada hanya membuat nama baik tercoreng dan idola kita sendiri akan membenci kita karena melakukan hal seperti itu.

Yang bisa kulakukan hanyalah berdoa agar semua itu tidak benar. Tapi, jika semua itu benar, aku hanya berharap yang terbaik untuk mereka karena aku yakin jika berita itu benar, berarti mereka saling mencintai—walau merugikan banyak pihak. Yang aku tau, aku harus selalu mendukung artis idolaku.

“Disaat cuaca sedang dingin, kenapa kau malah memakan ice cream?” lamunanku buyar saat mendengar suara seseorang. Aku menoleh dan mendapati seorang lelaki bertubuh tegap yang sedang duduk di sampingku. Hampir separuh wajahnya tertutup oleh syal yang dipakainya. Dia menggunakan kacamata lebar berbingkai hitam—mungkin itu kacamata minus. Dan di kepalanya terpasang oleh topi kupluk berwarna hitam.

Aku tersenyum kecil. “Sudah jadi kebiasaan,” jawabku singkat.

“Kebiasaan saat cuaca sedang dingin? Kau aneh,” dia mengedikkan bahunya lalu kembali menatap pemandangan Sungai Han yang ada dihadapan kami.

“Aku memang sering disebut aneh. Tapi, yang kau katakan tadi tidak benar. Yang kumaksud tadi adalah kebiasaan saat sedang patah hati,” jelasku sambil mulai menjilati ice cream itu. lidahku sebenarnya sudah beku karena kebanyakan makan ice cream disaat cuaca sedang dingin, tapi entahlah, aku tidak bisa mengehentikan diriku.

“Kau sedang patah hati? Patah hati kenapa?” tanyanya dan kembali menoleh padaku. Raut wajahnya terlihat penasaran. Mungkin curhat sedikit dengan seorang tidak kukenal bisa membuat perasaanku sedikit ringan.

“Hmm, tapi kau berjanji tidak akan menertawaiku bukan?”

Cowok itu terlihat mengangguk dengan yakin. “Iya, aku berjanji tidak akan menertawaimu. Cepatlah katakan, kau membuatku penasaran. Ah iya, maaf kalau aku terlalu lancang padahal kita baru saja bertemu.”

“Idolaku saat ini sedang berpacaran dengan gadis idola lain dan itu membuatku patah hati,” ucapku sambil menunduk dalam, tidak memperdulikan ice cream-ku itu.

“Hah? kau patah hati hanya gara-gara hal seperti itu? kau bahkan tidak mengenalnya secara langsung,” katanya pedas. Nadanya terdengar ringan, seolah tidak mengerti perasaanku. Yaah, dia memang tidak mengerti perasaanku ini.

“Kau tidak mengerti. Aku ini benar-benar mencintainya dan ini bukan cinta dari fans terhadap idolanya,” ujarku sambil menahan tangis yang ingin tumpah kembali. cepat-cepat langsung kumakan ice cream itu untuk menahan air mataku. Hal seperti ini memang bisa menahan air mataku untuk sementara waktu. Setidaknya aku tidak ingin menangis sekarang, di hadapan pria yang bahkan belum kukenal.

“Bagaimana bisa? aku tidak pernah mendengar hal seperti ini sebelumnya.”

“Entahlah, aku sendiri tidak mengerti dengan perasaanku sendiri.”

“Lalu, apa yang akan kau lakukan? Menentangnya seperti kebanyakan fans-fans yang lain yang tidak menyetujui hubungan itu?” tanyanya lagi.

“Tidak. Aku bukan tipe orang seperti itu,” jawabku, yang lalu mencari-cari tisu untuk membersihkan tanganku.

Tiba-tiba saja lelaki itu meraih tanganku dan membersihkannya dengan sapu tangannya. Seketika itu saja tanganku yang tersentuh olehnya merasa panas. Tangannya benar-benar lembut. Baru kali ini aku menemukan lelaki yang mempunyai tangan seperti wanita. Perlakuannya benar-benar membuatku gugup. “Seandainya lebih banyak fans lain yang seperti dirimu,” gumamnya kecil, tapi aku masih bisa menangkapnya dengan jelas.

“Ah, terima kasih, tanganku sudah bersih,” aku menarik tanganku yang berada di genggamannya. Tanganku yang di sentuhnya tadi masih terasa hangat. Oh, Tuhan, ada apa denganku? Aku bahkan baru saja bertemu dengannya.

“Lalu apa kau masih akan tetap mencintainya walau dia mencintai gadis lain?”

“Eung. Aku masih akan tetap mencintainya walau dia mencintai gadis lain. Ini memang sakit, tapi apa yang bisa kulakukan? Aku hanyalah seorang fans biasa yang terlanjur mencintai idolanya sendiri. Aku tidak bisa menentang hubungan mereka karena dia bahkan tidak menyadari bahwa aku hidup di dunia ini,” sahutku lirih sambil tertunduk dalam. Ironis sekali nasibku. Terlanjur mencintai orang yang bahkan belum pernah ditemui secara langsung.

Lelaki itu kembali menoleh ke arahku, lalu menepuk-nepuk puncak kepalaku lembut. Lagi-lagi aku merasa gugup dibuatnya. “Kalau aku menjadi dirinya, aku pasti akan lebih memilih dirimu.”

Sontak aku langsung menoleh ke arahnya sambil menatapnya penasaran. “Kau tau, sesungguhnya aku tidak pernah berkencan dengan gadis lain. Berita-berita sialan itu selalu melebih-lebihkan!” ujarnya sarat akan frustasi. Tunggu, dia barusan bilang apa?

“Ah, maaf, aku harus pergi sekarang. Waktu istirahat soreku sudah habis. Lain kali kita bertemu lagi, ya. Kau bisa menemukanku lagi di sini,” katanya sambil bangkit dari duduknya. Dia lalu berdiri di hadapanku sambil menurunkan syal-nya dan melepas kacamata. Aku begitu terkejut saat melihatnya karena dia adalah idolaku sendiri!

Advertisements

4 thoughts on “[FF/Ficlet] The First Meet

  1. Lulu_Bacon November 27, 2013 / 4:55 pm

    JJang !! Daebak ^^… bisa di buat lanjutanya chingu ??? sequel sequel …

    • hanahanazing November 27, 2013 / 5:31 pm

      hehehe sebenernya sih bisa, cuman kalo gitu cast nya bukan you and your bias lagi chingu, soalnya susah bgt buat cerita yg nggak ada sebut nama u,u

  2. Jane apvia March 8, 2015 / 4:51 pm

    Boleh d’copy chingu.. Ceritanya bkn aku nangis..

    • raishaa March 8, 2015 / 5:51 pm

      Iya silahkan. Jangan lupa cantumkan nama authornya ya ^^

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s