[FF/Ficlet Episode] a Park near you: Ep. 5 The Reasons I Love You

a park near you

Title     : a Park near you: Ep. 5 The Reason I Love You

Author : Sha a.k.a. Rini Amini Raisa

Cast     : OC and Park Chanyeol

Length : Episode

Genre  : Romance, Hurt/Comfort and other

Rating  : Parental Guide

 

Ep. 1 Rain Moment | Ep. 2 Memory | Ep. 3 Valentine Chocolate | Ep. 4 the Girl From the Past

 

Aku menatap punggung gadis itu. Sejak sampai di ruang perawatan tadi, dia terus duduk membelakangiku dan tidak mengucapkan sepatah katapun. Melihatnya seperti ini, aku jadi tidak tahu apa yang mesti aku katakan. Mungkin dia masih gugup gara-gara kejadian tadi, terutama saat bagian Chanyeol mendekatinya.

Sungguh, aku langsung merasa cemburu ketika mengingat hal itu. Memang sih aku tidak punya hak untuk cemburu tapi, walau aku sudah menahan perasaanku tetap saja aku tidak bisa. Seharusnya, sejak dulu aku bisa menahan perasaanku agar tidak terlalu dalam seperti sekarang ini. Rasanya ingin menangis saja ketika memikirkan nasibku percintaanku ini. Memang terlalu ironis.

“Ah, anu…” pikiranku buyar saat mendengar suara gadis itu. Dia sudah tidak duduk membelakangiku lagi namun, dia masih menyembunyikan wajahnya di balik rambutnya itu. Aku tidak mengerti kenapa dia tetap harus bersikap seperti ini, bahkan di hadapanku. Seharusnya dia tahu kalau aku juga menyukai Chanyeol, dan dengan begitu aku yakin dia tidak akan bersikap seperti ini padaku. Tapi, tentu saja aku tidak ingin seseorang mengetahui perasaanku sesungguhnya. Aku sudah bersusah payah menyembunyikannya hampir selama 10 tahun dan aku tidak ingin semuanya terbongkar begitu saja. Pasti aku tidak akan bisa menyembunyikan wajahku jika hal seperti itu terjadi. Dan yang lebih parah, persahabatanku dengan Chanyeol akan hancur begitu saja.

“Ya, kenapa? Apa kau sudah baikan?” tanyaku sambil mendatanginya. Aku mencoba menetralkan perasaanku. Masih ada rasa cemburu yang begitu besar terhadap gadis ini dan aku tidak boleh menunjukkannya.

“Ah, anu… aku permisi. Sepertinya ini sudah jam pulang,” katanya masih menunduk. Sepertinya gadis ini benar-benar tidak percaya diri. Aku muak sih dengan sikapnya itu.

“Tunggu sebentar, Chanyeol akan kemari sebentar lagi. Sepertinya dia ingin menemuimu,” ucapku sambil mengalihkan pandanganku. Pikiranku mulai menampilkan sosok Chanyeol dan gadis itu berjalan berdampingan sambil bercengkrama. Tidak, aku tidak ingin melihat hal itu secara nyata.

“Eh, tapi…” aku langsung mengangkat kedua bahuku sebelum perkataan gadis itu selesai. Yaah, sepertinya perkataan itu tadi tidak akan selesai, sih.

“Nona Judes! Sebaiknya kita pulang sekarang!” terdengar panggilan Chanyeol dari arah pintu. Aku sempat melihat gadis itu langsung memutar badannya membelakangi Chanyeol. Hhh, ini semua akan melelahkan.

“Aku tidak bisa sekarang Chanyeol. Ada yang harus kulakukan dulu. Kau bisa pulang duluan. Ah, ya tolong antar gadis itu. Sepertinya dia masih agak sakit. Sudah ya, aku kembali ke kelas dulu,” kataku dengan cepat dan langsung melangkahkan kakiku pergi. Aku bahkan melewati Chanyeol begitu saja. Aku memutuskan untuk tidak ada tatapan mata dan senyum. Aku hanya ingin dia sedikit sadar bahwa aku menghindari dia dan gadis itu. Seharusnya dia sadar kalau aku cemburu! Dasar cowok tidak peka!

Aku melangkahkan kakiku ke kelas dengan cepat. Mungkin aku akan menunggu untuk beberapa saat, menghindari pemandangan tidak mengenakkan. Jika saja saat itu Chanyeol tidak bertabrakan dengan gadis itu, pasti ini semua tidak akan terjadi.

Tidak, bukan itu. Maksudku, kalau saja aku tidak menghindari Chanyeol saat itu. Ah, atau seharusnya Chanyeol tidak usah bertemu dengan gadis itu di masa lalu.

Bukan di situ letak masalahnya. Aku tahu letak masalahnya adalah perasaanku kepada Chanyeol yang semakin hari semakin bertambah salah saja. Aku ingin mencoba mengungkapkan perasaanku sebenarnya, tapi aku takut jika persahabatan kami akan hancur. Aku juga tidak ingin menghapus rasa ini. Walau selalu saja ada rasa cemburu ketika melihatnya dengan gadis lain, tapi aku menyukai perasaan berbunga-bunga ketika dia berada dekat denganku atau ketika dia melakukan hal yang menurutku special. Biasalah, orang yang sedang jatuh cinta memang seperti itu, kan? Semuanya dianggap berlebihan. Tapi, aku selalu menjalankan akal sehatku bahwa, ketika Chanyeol melakukan sesuatu yang menurutku special, itu pasti hanyalah perlakuan sebatas sahabat saja.

Aku duduk di bangkuku sambil menatap tempat duduk Chanyeol dengan pandangan kosong. Aku hanya tidak menyangka saat itu dia memaksa untuk duduk di sampingku. Sejujurnya, jika mengingat hal itu, aku merasa senang. Kupikir saat itu aku akan duduk sendiri, selama satu tahun di tingkat ini. Dan sekarang sudah hampir satu tahun sejak kejadian itu.

Tunggu, kenapa ada kertas di sini? Sampah? Dasar cowok. Pasti anak itu tidak akan perduli pada sampah semacam ini. Lebih baik kubuang saja.

Aku memungut kertas itu dan mulai menyadari ada tulisan di dalam kertas yang diremas itu.

Kenapa aku mencintaimu.

  1. Senyummu sangat tulus, membuatku selalu ingin menarik kedua sudut bibirku
  2. kau sangat tenang dan dewasa, dalam keadaan seperti apapun. Aku sampai tidak mengerti jalan pikiranmu
  3. coklatmu adalah coklat terenak sedunia. Aku harap bisa memakan coklat itu lagi.

“Astaga! Pasti kau sudah membaca isi kertas itu, bukan? Benar-benar memalukan!” aku mengalihkan pandanganku dari kertas itu dan mendapati Chanyeol sedang berjalan ke arahku. Aku rasa dia ingin mengambil kertas ini. Aku agak kaget sih dia bisa menulis hal semacam ini. Dia ini lagi galau karena cintanya baru saja ditolak atau apa? Tapi, bukankah pujaannya adalah gadis berkacamata yang ditolongnya dulu? Berarti, siapa gadis yang dimaksud dalam tulisan ini? Apa mungkin dia menyukai dua orang sekaligus? Sepertinya cowok biasa melakukan hal-hal semacam itu.

Aku tersenyum geli (senyum palsu. Aku tidak bisa tersenyum saat cowok yang kusukai sedang “menyatakan cinta” pada gadis lain) sambil menatapnya yang terlihat malu setengah mati. Aku bahkan sempat melihat rona merah di wajahnya itu. “Aku tidak menyangka kau bisa melakukan hal seperti ini. Ternyata kau adalah lelaki yang seperti itu, ya?”

“Diam! Aku tadi hanya iseng menulisnya saat kau di ruang perawatan.” Dia merebut kertas itu dengan kasar dan merobeknya. Sepertinya dia benar-benar malu akan hal ini.

“Lalu, siapa gadis yang kau maksud itu Park Chanyeol? Sepertinya aku tidak mengenal gadis yang kau tulis di kertas itu.”

Chanyeol bergumam, aku tidak dapat mendengar dengan jelas apa yang diucapkannya. Semacam ‘kau terlalu bodoh’ atau semacamnya. Kenapa juga aku harus dibilang bodoh? Aku memang tidak mengenal gadis itu. Yang bodoh itu aku atau dia?

“Hah? Kalau berbicara itu yang jelas, Chanyeol!”

“Iya, kau memang tidak mengenal gadis itu! Sudahlah, aku tidak ingin kau mengetahui gadis itu siapa,” ujarnya kesal sambil menantang kedua bola mataku untuk saling berpandangan. Kenapa dia jadi terlihat kesal sekali? Yang harusnya kesal itu aku Park Chanyeol bodoh! Sampai kapan kau tidak menyadari kalau aku menyukaimu? Yang benar saja, aku tidak bisa memendam perasaan ini selamanya! Setidaknya biarkan aku ditolak olehmu, Park Chanyeol! Jangan biarkan aku terus mencintaimu. Buatlah aku membencimu agar aku bisa menghapus rasa ini! Arrghh! Aku benar-benar kesal.

“Kau menyebalkan! Minggir, aku mau pulang,” ucapku dan tanpa sadar mengeluarkan semua emosiku padanya.

“Kalau begitu, lebih baik kita pulang bersama.”

“Bagaimana dengan gadis itu? Kau tidak jadi mengantarnya? Dia masih terlihat sakit.”

“Tadi dia langsung pergi begitu saja tidak lama setelah kau keluar dari ruang perawatan,” katanya. Dia menyelipkan kedua tangannya di saku celana.

Gadis itu sepertinya masih mencintai Chanyeol. Apa aku harus menganggapnya saingan? Atau aku harus menyerah? Aku sudah lelah dengan semua ini.

Sepertinya aku akan menyerah untuk mencintaimu Chanyeol. Aku sudah sadar sejak awal bahwa kau bukanlah seseorang yang dapat kujangkau.

Advertisements

2 thoughts on “[FF/Ficlet Episode] a Park near you: Ep. 5 The Reasons I Love You

  1. Milky Twilight February 13, 2014 / 3:47 pm

    yang dimaksud Chanyeol itu Hyunra? *nama nya bener gak/?*
    ya ampunnn

  2. Joe February 21, 2016 / 8:39 pm

    tuh sejoli perlu pencerahan deh kayaknya. sama2 gk pekanya. hadeuh!!!

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s