[FF] EXO Planet Era (Chapter 5)

exo planet era

Title                 : EXO Planet Era [Chapter 5]

Author             : Rai Sha

Main Cast        : All Member Exo

Support Cast    : Other Cast

Genre              : Fantasy, Brothership, AU

Rating              : Parental Guide

Length             : Chaptered

Disclaimer       : member Exo milik Tuhan, orangtua, dan SME. Kecuali Luhan punya saya XD #plakk seluruh alur dan cerita punya saya!

WARNING        : ini ff GAJE tingkat stadium akhir. Jadi, hati-hati setelah membaca ini perut anda akan merasa mual dan pusing. NO PLAGIAT HERE!

 

Baekhyun tidak pernah memperdulikan akan salah satu kelebihannya ini. dia tidak pernah menyadari bahwa dirinya sama sekali tidak pernah merasa kegelapan. Dia selalu bisa melihat dengan jelas, bahkan dalam keadaan yang paling gelap sekalipun.

Tapi, akhir-akhir ini kemampuan ini semakin mengganggu pikirannya saja.

“Apa tidak ada informasi menarik lainnya, ya?” Baekhyun bergumam sambil membuka-buka Kitab EXO Planet satu-satunya. Dia sudah berkeliling di perpustakaan pusat Athena selama hampir 5 jam dan dia sama sekali tidak menemukan informasi penting lainnya, selain Legend Light tetap dapat melihat dalam keadaan segelap apapun—jika informasi ini termasuk penting. Lagipula, kemungkinan Legend Light adalah salah satu dari para Legends sangat kecil.

Tunggu sebentar. Legend Light tetap dapat melihat dalam keadaan gelap? Bukankah kemampuan itu sama seperti dirinya?

“Mana mungkin aku ini seorang Legend. Aku tak bisa melihat dalam gelap kok,” sangkal Baekhyun kepada diri sendiri. Dia sendiri tidak mengerti kepada siapa dia menyangkal. Sejak tadi dia hanya sendiri di bagian Buku Sejarah.

Brakk…

Baekhyun menghentikan langkahnya yang terburu. Dia mempunyai feeling yang buruk tentang hal ini. Dia mulai kembali berpikir tentang salah satu kemampuan istimewanya itu.

Ia menoleh ke arah sumber suara itu dan menemukan seorang lelaki—mungkin sekitar 2 tahun diatasnya—jatuh bersama beberapa buku yang berserakan. Baekhyun sempat melihat sekilas salah satu judulnya, Pohon Kehidupan dan EXO Planet.

“Kau tidak apa-apa?” Tanya Baekhyun sambil mulai membantu mengumpulkan beberapa buku.

“Kenapa kau bisa tahu kalau aku ada di sini?” alih-alih menjawab pertanyaan Baekhyun, lelaki itu malah bertanya balik—pertanyaannya sedikit aneh pula!

Baekhyun memandang lelaki itu heran dan menyerahkan buku-buku yang sudah terkumpul itu pada lelaki asing tersebut. “Apa? Tentu saja aku tahu. Kau kan sangat terlihat jelas dari tempat aku berdiri tadi.”

“Dalam keadaan gelap seperti ini kau bisa melihatku dengan jelas? Bahkan kau bisa mengumpulkan buku-buku ini.”

Gelap? Gelap apanya? Jelas-jelas Baekhyun masih dapat melihat dengan sangat jelas. Bahkan dia masih bisa membaca judul buku-buku itu tadi. Lelaki ini sedang ngelantur atau apa?

Lelaki itu menyeringai. “sepertinya kau tidak sadar kalau ruangan ini sudah gelap sejak tadi ya, Legend Light?” Lelaki itu mulai bangkit dari duduknya—senyum menyeringai yang mengerikan itu masih terpasang di wajahnya.

Baekhyun mulai memundurkan langkahnya. Firasatnya mulai memburuk. Apalagi orang ini baru saja mengatakan bahwa dirinya Legend Light.

PATS! (sound effect lampu nyala. Lagi-lagi gagal -_-)

Langkahnya terhenti saat tanpa sadar melihat cermin di sisi kirinya. Dia menoleh dan kaget mendapati perubahan warna matanya. Bola mata yang terlihat kaget itu berwarna biru cerah dan mulai berangsur-angsur kembali menjadi warna coklat, warna asli mata Baekhyun.

Dirinya ternyata benar-benar seorang Legend Light!

Kembali ke keadaan yang sebenarnya, tiba-tiba saja warna mata lelaki itu menjadi merah. Dan yang lebih parah, di genggamannya kini ada sebilah pedang yang terlihat tajam!

Oh tidak. Baekhyun akan mati saat ini juga. Lelaki ini adalah salah satu koloni Iblis merah. Baekhyun sama sekali tidak punya skill berkelahi dan dia harus menghadapi monster yang menyamar jadi manusia. Ini benar-benar bukan berita baik.

“Ayolah, Baekhyun. Berpikir. Apa kemampuan khusus Legend Light?” gumam baekhyun. Matanya mencari-cari celah untuk kabur dari ruang tertutup ini—pintu keluar tiba-tiba tertutup begitu saja.

“Ah sial! Aku sama sekali tidak tahu apa-apa tentang Legend Light!” umpat Baekhyun kecil. Tanpa sadar tubuhnya sudah mulai memasang sikap bersiaga.

“Kau benar-benar lemah, Legend Light. Matilah kau!” lelaki itu mulai berlari ke arah Baekhyun dan mulai mengayunkan pedangnya.

“ARGHH!!!”

 

***

 

“Cahaya apa itu?” Chanyeol bersuara saat melihat sebuah cahaya dari sebuah lubang di tempat mereka bersembunyi. Sepertinya mereka sekarang ada di Gua Alepotrypa, satu-satunya tempat di Padang Asphodel yang tidak dapat dimasuki oleh Medusa dan monster lainnya. Ini tempat yang sangat tepat untuk bersembunyi dari Medusa dan beberapa monster yang terlihat seperti anjing namun, lebih mengerikan tersebut.

Lidah Luhan sedari tadi kelu. Dia sama sekali tidak dapat berkata apa-apa sejak tahu bahwa yang ada di hadapannya adalah lelaki yang dimimpikannya. Chanyeol sendiri tidak menyadari perubahan ekspresi wajah Luhan dan malah mendatangi cahaya itu.

“Hey, kemari. Lihat apa yang kudapat!” ucap Chanyeol bersemangat. Tangannya meraih benda bercahaya yang ternyata adalah Kristal batu salah satu Legends. Ternyata tidak salah dia memasuki gua ini.

“Legend… Light? Aku tidak pernah berpikir bahwa Legend Light itu ada. Kupikir dia termasuk Legend yang lemah,” kata Chanyeol masih menatap Kristal batu yang masih bercahaya itu. Dia menatap lekat Kristal itu sambil membolak-balikkannya.

Luhan mengerjap beberapa kali. Dia perlu memfokuskan pikirannnya sekarang dan membantu menemukan Kristal-kristal batu itu. “Kau salah jika Legend Light termasuk Legend yang lemah. Faktanya, cahaya yang dikeluarkan Legend Light bisa membuat orang lain buta jika melihatnya, bahkan bisa membuat bola mata meleleh. Cahaya itu juga panas, cukup untuk membuat hangus satu orang—walau tidak bisa membuatnya terbakar seperti Legend Flame. Dan yang lebih penting, jika tidak ada Legend Light, kekuatan Legend Healing tidak terlalu bekerja maksimal karena Legend Light dan Legend Healing saling terhubung,” jelas Luhan panjang lebar seraya mendekati Chanyeol.

Chanyeol membelalakkan matanya saat mendengar penjelasan Luhan. Dia takjub. Ternyata lelaki dihadapannya banyak mengetahui tentang para Legends. Mungkin dia juga salah satu peneliti, pikir Chanyeol, sama sepertiku.

“Woah, kau hebat. Bagaimana kau bisa mengetahui sampai sedetail itu? Apa kau juga salah satu peneliti? Atau kau mengambil jurusan Sejarah EXO Planet pada pendidikanmu?” Tanya Chanyeol sambil menatap kagum lelaki dihadapannya.

Luhan mengambil Kristal batu itu dari tangan Chanyeol dan memeriksanya. “Tidak. Aku Legend Telepathy. Namaku Luhan,” jawab Luhan singkat. Pandangannya belum beralih dari Kristal itu.

Bola mata Chanyeol semakin ingin melompat keluar saat mendengar jawaban Luhan. Lelaki itu adalah Legend Telepathy? Bagaimana mungkin? Apa aku bisa mempercayai ucapan lelaki ini? Dia tidak terlihat seperti seorang Legend. Berbagai macam pertanyaan mulai keluar di otak Chanyeol.

“Aku mengetahuinya lewat mimpiku. Bukankah hanya Legend Telepathy yang mengetahui dirinya seorang Legend sebelum tanda power mereka muncul? Yaah, aku dapat mengerti jika kau tidak mempercayainya,” lanjut Luhan seakan mengerti pikiran Chanyeol. Yeah, dia memang mengerti karena tanpa sadar dia bisa ‘melihat’ isi otak Chanyeol. Kemampuannya itu terkadang keluar begitu saja, dia masih belum bisa mengontrolnya.

Luhan mengembalikan Kristal itu pada Chanyeol yang masih terlihat kaget. Ya, dia memang melupakan fakta bahwa salah satu ciri Legend Telepathy adalah dapat mengetahui siapa dirinya.

“Ngomong-ngomong, kau Chanyeol bukan? Senang berkenalan denganmu. Mulai sekarang aku akan membantumu mencari Kristal batu EXO Power.” Luhan mengulurkan tangannya sambil tersenyum.

Chanyeol menyambut uluran tangan itu dan tersenyum lebar. Bagus sekali jika ada yang membantunya mencari Kristal batu EXO Power. Terlebih yang membantunya adalah seorang Legend Telepathy. “Pantas kau mengetahui sampai sejauh itu. Berarti, kau mengetahui ada Legend apa saja bukan?”

“Aku hanya mengetahui beberapa seperti, Legend Light, Legend Healing, Legend Flame, Legend Water, Legend Frost, Legend Flight, dan Legend Teleportation karena aku terhubung dengannya. Tapi, sampai sekarang aku masih tidak mengetahui keberadaan Legend Teleportation dan yang lainnya.”

“Aku sudah menemukan Kristal batu Legend Lightning dan Legend Water, ditambah ini berarti kita sudah mempunyai 3 kristal. Kau juga sudah mengetahui 8 Legends ditambah adanya keberadaan Legend Lightning, berarti kita masih belum mengetahui 3 Legends lagi.”

“Walaupun aku sudah mengetahui sebagian Legends tapi, aku sendiri masih belum mempunyai kekuatan EXO Power. Aku juga tidak mengetahui letak-letak Kristal batu EXO Power itu,” kata Luhan sambil terduduk lemas. Sepertinya mencari Kristal batu EXO Power masih merupakan perjalanan yang panjang.

Chanyeol mengangguk mengerti dan mau memasukkan Kristal batu Legend Light ke dalam tas. Tapi, kemudian dia menyadari, kenapa Kristal batu EXO Power dapat menyala? Bahkan Kristal batu Legend Light masih mengeluarkan cahaya.

“Ehm, Luhan, aku ingin bertanya. Kenapa Kristal-kristal ini bisa mengeluarkan cahaya?” Tanya Chanyeol sambil menatap Luhan.

“Kalau Kristal itu mengeluarkan cahaya, artinya Legend tersebut sedang dalam bahaya. Seperti yang kau lihat, cahaya Kristal batu Legend Light belum padam, tandanya Legend Light sedang dalam bahaya,” ujar Luhan. Di dalam suaranya tidak terdengar kecemasan, sedangkan Chanyeol langsung menunjukkan raut panic. Yang ada di dalam pikirannya saat ini adalah: bagaimana jika Legend tersebut mati?

Lagi-lagi, tanpa bisa di cegah Luhan dapat membaca pikiran Chanyeol. Sebenarnya dia ingin mengontrol kemampuannya ini karena hal ini kurang sopan tapi, dia masih belum bisa melakukannya. “Tenang saja, dia sudah mempunyai kekuatan itu. Jika seseorang dapat menemukan Kristal itu, tanda EXO Power akan muncul di telapak mereka dan mereka sudah bisa mengendalikan kekuatannya. Aku yakin Legend Light tidak akan mati, begitupun Legend yang lainnya. Kau harus yakin, Chanyeol.”

“Luhan! Berhenti mengintip isi kepalaku!” bentak Chanyeol saat menyadari bahwa Luhan lagi-lagi membaca pikirannya. Benar-benar tidak enak jika orang lain dapat mengintip isi kepalamu, bukan?

“Maaf, aku tanpa sengaja melihatnya. Aku masih belum bisa mengontrolnya, kau tahu.”

Chanyeol hanya mencibir dan mulai duduk kembali.

“Hmm, ngomong-ngomong bagaimana kita keluar dari gua ini? Aku masih bisa merasakan bahwa Medusa masih mengawasi kita diluar sana.” Luhan memandang pintu masuk gua itu dan langsung bergidik ngeri jika membayangkan diluar sana banyak sekali monster berhamburan.

“Tenang saja, Medusa dan monster-monster itu tidak dapat melihat ke dalam gua ini. Mungkin, jika kita masuk lebih dalam, kita bisa menemukan jalan keluar yang lain,” sahut Chanyeol.

“Tunggu apa lagi? Kita cari jalan keluarnya sekarang. Waktu kehancuran EXO Planet sudah semakin dekat!” perintah Luhan sambil melangkahkan kakinya semakin dalam ke dalam gua. Chanyeol dengan malas mulai bangkit dari duduknya dan mengikuti Luhan.

“Gua ini adalah Gua Alepotrypa yang berarti tempat persembunyian. Di dalamnya ada sungai Styx yang bisa menuntun kita keluar dari gua ini. Tapi, mungkin akan butuh waktu berjam-jam,” ucap Chanyeol sambil melihat keseluruhan gua itu.

“Maksudmu sungai itu?” Luhan menunjuk sebuah sungai tidak jauh di hadapan mereka.

Chanyeol menoleh menatap Luhan, kemudian mengangguk. “Ayo, kita ikuti arus sungai itu. Sungai ini berhubungan dengan sungai Akhres,” ujar Chanyeol dan mulai merajut langkah kakinya dengan bersemangat. Seorang teman ternyata bisa membuat perjalanan ini terasa lebih menyenangkan dan membuatnya bersemangat.

Luhan memandang Chanyeol heran kemudian tersenyum dan menyusul mengejar Chanyeol. Untuk sementara mereka bisa lepas dari incaran Medusa.

 

***

Minseok—Xiumin—menatap hasil tangkapnnya hari ini. 3 ekor ikan berukuran kecil. Yaah, setidaknya ini cukup untuk makan malamnya hari ini.

Minseok tumbuh besar di Alaska bersama kedua orangtuanya—dia anak tunggal. Tetapi, orangtuanya meninggal saat sedang berlayar mencari ikan. Saat itu badai salju namun, mereka tetap memaksa untuk berlayar walau cuaca sedang buruk. Xiumin sudah melarangnya tapi, karena mereka kehabisan bahan makanan, orangtua mereka terpaksa mencarinya di laut. Sayang sekali, karena badai salju tersebut merenggut nyawa kedua orangtuanya.

Karena Xiumin yang saat itu masih remaja dan tidak mempunyai pekerjaan, dia terpaksa menjual Igloo-nya untuk bertahan hidup. Dan sekarang, dia tinggal di sebuah gua kecil yang hanya cukup untuk dirinya. Di Alaska, orang yang berkecukupan tingggal di Igloo dan orang yang kurang mampu tingggal di gua.

“Haah, apa nasibku akan terus seperti ini ya?” keluh Xiumin sambil mulai menyalakan api.

Setelah beberapa saat, api itu tidak kunjung muncul juga. Menyalakan api memang bukan keahliannya. Selama ini, dia hanya berhasil beberapa kali menyalakan api unggun, itupun dengan susah payah. “Ah sial! Kenapa aku susah sekali menyalakan api?!” rutuk Xiumin sambil membanting kayu-kayu bakar tersebut.

Tentu saja api itu tidak mau menyala di dekat Xiumin yang hampir selalu membekukan apapun, bahkan api sekalipun—dia sendiri tidak pernah sadar. Dan tentu saja, api tidak dapat menyala dengan baik di sekitarnya. Seperti yang kalian ketahui, dialah Legend Frost, sang Pembeku. Tunggu saja, dan dia pasti akan menyadarinya dalam waktu dekat ini.

 

To Be Continued…

Advertisements

18 thoughts on “[FF] EXO Planet Era (Chapter 5)

  1. Indahunnie January 14, 2014 / 3:01 pm

    Luhan s’enaknya aja baca pikiran yeol,,, hahaha 😀
    omo sie baekhyun dlm bahaya???
    Di chap ini my sehunnie blm mncul, tp aku tetap sabar menunggu ampe hunnie muncul,,,hehehe 🙂
    next thor jgn lama2, nih ff neomu daebak 😉

    • raishaa January 14, 2014 / 3:24 pm

      hahaha iye, luhan enak banget ngntip-ngntip kepala chanyeol xD
      sehun masih entaran munculnya, lagian ini ff kyknya bakal panjang banget jd yah gitu deh, pasti bakal bnyk bagiannya sehun
      sipp, tetap baca untuk chapter selanjutnya yaaa (y) 😀
      dan oh ya, makasih sudah baca dan komen dan suka sama ff gaje ini :3

      • Indahunnie January 14, 2014 / 4:10 pm

        Oke sip,, pasti aku baca chap selanjutnya n smpe tamat deh, krn aku suka ff yg genre fantasy apalgi cast nya sehun,, gak bakal kelewatan deh,,,hehehe 😀

      • raishaa January 14, 2014 / 4:24 pm

        hahah oke deh. aku juga suka ff genre fantasy tp ngebuatnya agak susah xD

  2. Miucan January 14, 2014 / 4:20 pm

    Eeeeumm ceritanya dh mulai seru,
    thor pake karakter OC gg cerita ini nnti nya ?
    Ditgu update selanjutnya figthing author nim 😀

    • raishaa January 14, 2014 / 4:25 pm

      OC nya cuman lewat gitu-gitu aja, nggak terlalu mengambil peran penting hehe 😀
      okee, makasih yaa udah baca ^^

      • Miucan January 15, 2014 / 12:13 am

        Ooh kirain da romancenya
        sama2 😀

  3. Adilah Mandukhairani January 15, 2014 / 4:33 pm

    Ya! O.O
    lanjutannya manaaaa?? #lendotanditanganAuthor #digebukinAuthor u.u”
    ya! Eonni! Lanjutin ep’ep nye,aku penasaran sumpeh.
    Pokoknye harus lanjut, Daebak buat ep’ep nya 😀

    • raishaa January 15, 2014 / 6:46 pm

      lanjutannya ada nih di laptop saya, tinggal posting aja wkwkwk
      haha iye, ntaran bakal dilanjut, saya ingin membuat penasaran para pembaca dulu xD
      go to the ma to the wo, gomawo yaaa 😀

  4. Liuna January 17, 2014 / 2:11 pm

    Annyeong, Raisha-ssi!
    Aku baru mulai baca, jadi komennya langsung di chapter ini aja ya. Hehe …
    Hm… idenya bagus, ceritanya menarik, trus nama-nama tempatnya juga unik.
    Teleportasinya Kai lucu! Cerita yang bangunnya di tempat berbeda itu bagus. Kris, Lay, Tao, Xiumin ama Sehun masih muncul dikit. Jadi komennya ntar aja (hehe). Baekhyun juga dipotong di tengah jalan. Aku komennya ntar aja kalo rasa penasaran terhadap nasib Baekie udah terjawab #plakk.
    Altantis-nya Suho kereeenn buanget! Ide menggabungkan Legend Water sama Altantis itu beneran pas! Aku suka banget part ini. Trus Chanyeol yang peneliti juga kece. Luhan Legend Telepathy yang bisa baca pikiran orang itu juga bagus idenya. Tapi dia Legend Telepathy, ya? Bukan Telekinesis? berarti Luhan ga bisa pake kekuatan Telekinesis?
    Oh, iya. Pangeran Dio belum ngeluarin kekuatannya, ya? Soalnya kalo udah di sini pasti kerasa gempanya (Gubrak! Abaikan).
    Dan yang paling aku suka itu ceritanya Chen! Suamiku unyu bangeett! >_< Saya berharap kalajengking Chen ada terus. Hehe… Pokoknya adegan Chen yang nyari Kalajengkingnya di halaman istana sambil di kejar-kejar pengawal itu lucu banget!

    Intinya keseluruhan cerita ini seru. Cuma, seperti yang dibilang Miucan di komen sebelumnya, cerita bertema kayak gini banyak banget. Aku udah liat beberapa dan jumlahnya lebih dari sepuluhan. Jadi Raihsa-ssi harus pinter2 bikin cerita di sini beda dari yang lain. Bikin lebih banyak misteri dan kejutan. Juga para Legend-nya jangan dibikin adem ayem gitu aja. Buat konfik di antara mereka. Misalnya ternyata di antara mereka ada musuh masa lalu. Atau salah satu dari mereka ga percaya sama yang lain. Supaya makin seru dan ga terduga. Dan yang paling penting dari yang terpenting, Raisha-ssi harus belajar sound effect, biar ga gagal mulu #DijitakAuthor

    Sekian Komen saya. Maaf kalo akhirnya panjang banget T^T
    Juga maaf kalo ada kata yang menynggung. Semoga Raisa-ssi tetep semangat nulis soalnya cerita ini seru banget. Ditunggu Chanter selanjutnya ^^

    • raishaa January 17, 2014 / 4:10 pm

      woaah annyeong juga Liuna-ssi.
      oke, saya akan memberikan sedikit penjelasan tentang Anda yang bertanya-tanya/?
      Kris, Lay, Tao, Sehun emang baru muncul sedikit. bahkan Xiumin baru nongol di chapter ini u,u agak susah mencari ide tentang dia soalnya
      Baekhyun dipotong di tengah jalan ceritanya itu biar penasaran wkwkwk. hobi soalnya xD
      dan soal Suho dan Atlantis. kebetulan aku suka banget dengan Mitos Atlantis yang dulunya (katanya) ada. jadi, karena katanya Atlantis itu ada di bawah air, jadi saya mencoba menggabungkan kekuatan Suho yang kebetulan air dengan Atlantis yang emang berhubungan dengan air. dan voila, hasilnya gini deh hehehe
      chanyeol yang peneliti itu terinspirasi dari teaser dia jaman baheula yg jalan-jalan kyk orang tak tau arah/? dgn judul El Dorado. krn kebetulan pas dgn cerita, saya jadikan aja dia sebagai peneliti kyk di teaser. dan soal Luhan, jeng jeng, ini dia bias saya yang emang bikin bingung dengan kekuatannya yang sebenarnya. di sini emang kekuatan aslinya itu bisa menggerakkan benda dan kemampuan baca pikiran itu hanya sebagai bonus/?. kan memang ada beberapa Legend yang punya kekuatan tambahan di sela-sela kekuatan utama/?. seperti Lay yang bisa berlari cepat atau Kris yang bisa mengendalikan naga atau Sehun yang bisa baca aura seseorang.
      kalau Pangeran Dio, dia memang belum memunculkan kekuatannya. tapi, dia pasti aman bersama Chen/?.
      weheheh ternyata biasnya Chen ya? sebenarnya agak susah nyari inspirasi tentang dia karena dia orangnya begitu/? wkwkwk.
      dan makasih atas sarannya. sebenernya niat awal saya gak pernah mau bikin ff macam beginian soalnya udah jadul banget kan? tapi saat itu saya tiba-tiba dapat inspirasi dan keinginan untuk menulis ff ini tidak bisa dihentikan, jadi yah saya dengan sangat terpaksa menulisnya hehehe.
      DAN ITU, BENAR SEKALI SAYA HARUS BELAJAR SOUND EFFECT. selama ini gak pernah bikin cerita yang harus ada sound effect-nya sih jadi kagok aja tiba-tiba harus bikin sound effect gitu biar makin tegang hahaha.
      dan yang terakhir, makasih banget udah mau baca ff gaje ini dan udah komen panjang banget, pasti capek nulis segitu panjang. dan soal sarannya juga saya akan berusaha sebisa mungkin melaksanakannya/?. dan oh iya, maaf juga saya balesnya panjang, maklum saya rada cerewet soalnya hehehe.
      Sekali lagi makasih ya, semoga kedepannya lebih baik lagi ^^

      • Liuna January 19, 2014 / 10:19 am

        Hehe … mian, justru aku yang bawel. Jadinya nulisnya puanjang banget.
        Sebenernya semua member exo itu bias saya (maruk), tapi kalau suruh milih pastinya Chen lah ^^
        Hm, emang agak susah nyari ide buat beberapa member. Ga apa kok! Aku bakalan tetep setia menunggu (Jiah!) Oh, jadi Luhan tetep bisa Telekinesis dan Telepathy itu cuma bonus. Beberapa member juga punya kekuatan bonus lain. Sip! Aku ngerti sekarang.

        FF-nya ga gaje, kok! Seru malah. Jadi tolong tetep dilanjutin ya, Raisha-ssi. ^^ Yang di atas juga cuma saran. Cuma buat bahan pertimbangan. Mau diambil boleh, ga juga ga apa.
        Aku itu penggemar FF genre Fantasy atau Adventure kayak gini, jadinya semangat banget bacanya. Komen sepanjang itu juga ga capek, kok. Kan aku juga hobi nulis. Malahan tadinya mau lebih panjang dari itu, cuman ntar kalo komenku jadi sepanjang cerpen, Risha-ssi ga bakal mau baca. Hehehe.

        Nah, sekian komen saya. Ntar kalau dilanjutin bakalan beneran sepanjang cerpen. Tetep semangat nulis, ya! Agak lama ga apa kok, yang penting tetep lanjut! Annyeong ~ ^^

      • raishaa January 19, 2014 / 10:28 am

        Wahaha nggak papa kok, aku sih suka yang panjang2/? XD
        Liuna-ssi suka nulis juga? Waah kapan2 aku boleh baca dong? Sekalian tukar pikiran/? Wkwkwk
        Yaah kalo dipikir aku juga sebenernya hobi banget baca ff fantasy adventure begini, apalagi kalau pure brothership
        Okee, makasih yaps atas semangatnya. Annyeoong~ 😀
        ngomong-ngomong, chapter selanjutnya sudah aku post loh hehehe /siapa yang nanya elah -_-/

  5. Liuna January 19, 2014 / 9:36 pm

    Wokeh! Kalo gitu ngobrolnya lanjut ke Chap 6 aja yah ^^

  6. Yusfa January 26, 2014 / 8:08 am

    Beuh beuh…, kyknya nihh crita makin ng-hits aja, jd inget FF q jg, yg terlupakan begitu saja, dan ntah sdh mmbusuk di laptop, wkwk..
    Waah thor, aq setuju sama komenan tmn” yg lain, klu lg” ngomongin soal bias, tuhh si tiang a.k.a Kris, gue tunggu tuhh part nya, bgus thor, jujur ini FF sdh imagine tp nama” tmptnya yg keren, soal genre emng sya gk trllu gmna sama adventur, sukanya romance, maklum otak Kai..:D, tp thor, jgn dkit” donk ngpostnya, figthing!

    • raishaa January 26, 2014 / 9:38 am

      Tjiee tjiee yang baru nongol, udah ketinggalan sampe part 7 noh neng :3
      Tenang tenang, si kris bakal muncul kok. Tungguin aja 😀
      Emang otak ydg nih yaa sukanya yg romance kkkk~ makasih udah baca yaa. Fighting! ^^

  7. niza November 9, 2014 / 9:22 am

    gk bisa ngomong apa” lgi crita.y mkin bgus….. Ajah….

  8. Joe February 18, 2016 / 8:03 pm

    ngiri deh sama powernya luhan. aq juga pengen punya~~ bisa baca pikiran orang 😀
    wait, sebenernya siapa sih yg mau ngebunuy baek, chen, n d.o itu?? iblis merah itu kah??
    yes, aq bener. ternyata emang chan yg nolong luhan. asek!!
    akhirnya, si umin nongol juga. ya iyalah, gimana mau nyala apinya cobak kali dianya aja suka banget mbekuin barang tanpa disadari.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s