[FF/Freelance] The Hope from the Star (Chapter 3)

Author : Oh Yuri

Title : The Hope from the Star (Chapter 3)

Cast :
•Byun Baekhyun as Kim Baekhyun
•Kris Wu
•Oh Sehun
•Kim Jongin as Kai

Other Cast :
EXO and other boyband member

Genre : Drama, Romance, Angst (Failed)
Rate : T to M*smirk

Warning: Yaoi, crack pair, typo(s), freak, absurd

Chapter 3 :

Suho POV :

Gosh, itu benar-benar Kim Baekhyun!
Oh, kupastikan bahwa ‘dia’ akan segera ke Korea kembali jika mengetahui hal ini!
Tapi, apa Baekhyun mau memaafkannya? Setelah semua itu?
Oh, terserahlah. Mereka bukan anak kecil yang harus kuurus bukan?
Aku hanya berharap mereka akan mendapatkan yang terbaik.
Dan dia akan menemukan cara untuk mendapat maafnya lagi.

Author POV :

Setelah kejadian pergi-mendadak itu, Suho mulai lebih memperhatikan namja bermata puppy itu. Jam berapa ia datang ke sekolah, dimana rumahnya, siapa teman-temannya, apa yang ia pesan untuk makan siang di kantin, siapa yang mengantarnya ke sekolah, ekskul apa yang ia ikuti dan jam berapa ia pulang, Suho sudah hafal di luar kepala tentang semua itu.
Tapi beberapa hari ini ia mulai kelabakan. Tugas OSIS yang menumpuk, pekerjaan rumah, pelajaran, ekskul. Itu semua membuat kepalanya terasa hampir pecah. Dan jika bukan karena paksaan dari seseorang, ia mana mau repot-repot mengikuti namja mungil itu dari datang sekolah sampai pulang ke rumahnya.
“Junmyeon-ah, ada sesuatu hari ini?”
“Tidak ada. Berhentilah memerintahku untuk mengikutinya terus, oke. Aku lelah”
‘Ah, Junmyeon Hyung~ Jangan begitu pada Dongsaengmu ini~’
“Ish, terserah! Kututup!”
Namja berwajah angelic itu merengut kesal.
“Dia pikir aku ini apa? Mengikuti orang, kenapa tidak meminta orang suruhannya saja. Dia kan kaya. Masa tidak bisa. Dasar anak aneh!”

***

Sebuah mobil sport hitam pekat berhenti tepat di depan sebuah bar mewah. Sang pemilik turun dan langsung menyapa beberapa temannya.
“Ikut balapan malam ini, Kris?”
“Tentu”
Namja yang dipanggil Kris tadi tersenyum miring sekilas, meski hanya sebuah garis lurus lalu langsung duduk di salah satu bangku disitu.
“Key, satu minuman untukku”
“Seperti biasa?”
“Kau tau yang kusuka”
Yeah, kita semua sudah dapat mengambil kesimpulan bahwa Kris bukan ‘tamu’ baru di tempat ini. Awalnya ia kesini diajak Eunhyuk, temannya. Dan sekarang datang ke bar sudah menjadi bagian dalam daftar wajib miliknya. Berhubung moodnya sedang tidak baik sekarang, tidak ada salahnya minum-minum sedikit, bukan? Toh, tidak ada yang peduli juga padanya. Mau pulang atau tidak juga tidak akan ada yang mau repot-repot mencarinya
Tuk~
“Ige”
“Thanks”
Pemuda besurai pirang itu hanya menatapi gelas berisi red wine itu dengan diam tanpa ada niat meminumnya. Jujur, warna merah membawa suatu kenangan yang sangat ingin dilupakannya. Sama seperti hitam. Tapi ia ingat bahwa seseorang pernah berkata padanya untuk mengalahkan ketakutannya. Bahwa segala sesuatu akan baik-baik saja pada waktunya nanti.
“Cih, kenapa harus ada orang sok suci sepertimu, eoh?”

***

“Jja, Jong, aku kan tidak sengaja! Jangan marah!”
Pekik namja bermata puppy itu terus mengekori Jongdae layaknya anak bebek yang menikuti induknya. Sungguh, Jongdae sangat ingin menyumpal mulut Baekhyun yang seperti ember bocor itu dengan apa pun sekarang juga. Kalau perlu dengan pagar sekolah. Jika muat.
“Yak! Berhenti jika aku bicara, Jongdae pabbo!”
‘Kim Jongdae, abaikan saja, abaikan saja~ Kau harus bersabar menghadapi si bawel itu~’
Jongdae sibuk mengelus dadanya.
“Aduh.. Sakit..”
Namja berwajah kotak itu memutar bola matanya malas. Teknik itu sudah pernah ia lihat, oke. Jadi jangan kira ia akan tertipu.
“Hiks.. Hiks.. Eommaa~”=0D=0A
Jongdae menghembuskan nafas kasar. Ia akan menyesali keputusannya dan akan merontoki rambut Baekhyun jika namja itu berani membohonginya. Ia berbalik dan mulai berjalan ke arah Baekhyun yang terduduk dengan satu tangan memegangi lututnya dan tangan yang satunya mengusap-usap mata sipitnya. Persis seperti anak kecil yang kehilangan ibunya di taman bermain.
“Hey, pendek. Berhentilah bepura-pura menangis, oke”
“Hiks.. Hiks.. Jongdae pabboya! Kau tidak lihat lututku luka, eoh? Pura-pura dari mana?!”
Oke, lutut Baekhyun memang terluka. Itu berarti Baekhyun beruntung karena rambutnya tidak jadi dirontokkan Jongdae.
Dengan setengah hati, akhirnya Jongdae berbaik hati mengobati luka Baekhyun dan melupakan kekesalannya pada si Puppy ini. Hem, Jongdae jadi teringat kejadian yang membuatnya ingin menceburkan Baekhyun ke got belakang sekolah seketika
Saat itu, ia dan si Puppy itu sedang dikelas. Jongdae sedang menulis, entah apa, dan Baekhyun sedang sibuk dengan susu strawberrynya. Lima belas menit berlalu tanpa percakapan, si mungil ini mulai bosan. Ia mulai merecoki Jongdae. Mulai dari mengintip apa yang ditulis Jongdae- berakhir dengan omelan dari Jongdae- menarik rambutnya, berteriak di telinganya- untung kelas sedang sepi karena murid lain sedang ke kantin- dan sampai akhirnya tanpa sengaja susu kotak itu jatuh dan membasahi buku Jongdae.
Tentu saja Jongdae marah. Ia sedang menulis puisi- yang ia sendiri tidak tau kenapa ia sangat ingin menulis puisi saat itu- dan susu berwarna pink itu merusaknya. Bayangkan saja kekesalannya.
Ia hanya bisa bersabar. Tapi sekesal apa pun ia dengan Baekhyun, ia tetap tidak bisa mendiamkannya terlalu lama. Jelas. Jika ia mendiamkan Baekhyun, maka pemuda itu akan balik mendiamkannya jika sudah kesal. Dan itu bisa berlangsung sangat lama. Dan Jongdae sendiri yang akan merindukan celoteh tak penting dari Baekhyun.
“Jja, sudah selesai. Berdirilah!”
Jongdae menepuk tangannya puas. Ia tidak menyangka baha kebiasaan Baekhyun yang membawa kotak P3K mini itu akan berguna. Tiba-tiba matanya menatap sosok-sosok jangkung yang berjalan tidak jauh dari tempat mereka berdua. Jika dalam film kartun, mungkin sekarang akan ada sebuah bohlam bersinar diatas kepala Jongdae sekarang
“Baekhyun-ah”
“Eum?”
“Kau kan anak baik dan penurut..”
“Nde”
“Tapi kau telah membuatku kesal tadi..”
“Ahh, tentang itu, maafkan aku, aku sungguh tidak sengaja, Dae~”
“Oke, oke, aku tau. Hanya saja, aku akan sangat senang jika kau mau mengabulkan satu saja permintaanku. Kau mau?”
“Eumm… Nde..”
Sebuah seringai tipis muncul di wajah Jongdae. Ia tidak menyangka akan semudah ini mengecoh Baekhyun.
“Nah! Kau lihat mereka bertiga?”
Jongdae menunjuk tiga namja yang s edang mengobrol di parkiran. Baaekhyun menggangguk pelan. Firasatnya mulai tidak enak. Apa lagi sekarang Jongdae menatapnya dengan..
“Menurutmu mana yang paling tampan?”
Pertanyaan Jongdae membuat Baekhyun mulai menatap satu per satu namja itu.
Namja pertama berkulit cukup gelap. Bibirnya selalu tersenyum menggoda. Ia tampan, meski image sexy lebih mendominasi dalam dirinya. Dan ia atlet sepak bola kesayangan sekolah.
Yang kedua tinggi, bertelinga elf dan senyum lima jari yang menunjukkan deretan gigi putihnya. Sikapnya ramah dan suka tertawa. Bisa diyakinkan dia adalah sosok yang tepat untuk menggambarkan ‘Happy Virus’. Ia pemain musik kesayangan Jung Songsaenim karena kepandaiannya bermain gitar, bass, piano atau drum.
Dan yang terakhir.. Baekhyun pernah bertemu dengannya dalam keadaan yang memalukan.
Ia tinggi, dengan rambut pirangnya. Sangat tampan dengan ekspresi coolnya dan tubuh atletisnya itu. Ia pemain basket unggulan sekolah mereka. Posturnya yang tinggi memang mendukung hal itu.
Baekhyun kembali menatap ke tiga namja itu satu per satu. Hingga akhirnya ia memutuskan..
“Itu. Yang berambut pirang. Kurasa..”
Jongdae tersenyum miring.
“Nah, aku mau kau katakan padanya bahwa kau menyukainya dan memintanya menjadi namjachingumu. Eotthe? Kau mau kan?”
Baekhyun yang polos hanya mengganguk. Ia memang menyukai semua orang. Bahkan kepada satpam sekolah pun ia katakan bahwa ia menyukainya. Jadi, sesulit apa mengatakan hal itu ? Yang Baekhyun tidak mengerti adalah, kata ‘menyukai’ yang dimaksud Jongdae itu punya makna yang berbeda dari yang dipahaminya.
“Jja, cepat kesana!”
Jongdae sedikit mendorong Baekhyun kedepan. Dengan sedikit ragu Baekhyun mulai berjalan ke arah ketiga namja yang masih asik mengobrol itu.
“Emm.. S-sunbae..”
Panggilan itu membuat ketiga namja tadi menoleh dan menatap namja mungil yang masih menunduk itu.
“Kau bicara pada siapa? Apa kau tersesat, anak kecil?”
Kening Baekhyun sedikit berkerut mendengar kata ‘anak kecil’. Oke, dia memang bertubuh kecil, punya wajah baby face dan tingkah anak TK tapi, hell, ia tidak suka dipangil anak kecil. Seketika kepalanya mendongak menatap tajam ke arah namja berkulit tan yang menjulukinya ‘anak kecil’ seenak jidatnya itu.
“Aku bukan anak kecil! Aku sudah SHS! Dan umurku tujuh belas tahun!”
Minho-namja berkulit tan tadi-sedikit terkejut mendengar bentakan tadi. Telinganya sedikit berdengung mendengar teriakan Baekhyun.
“Oke, baiklah. Jadi, siapa namamu, heum?” Tanya Minho sambil melipat tangannya di dada.
“Ahh, aku lupa. Kim Baekhyun imnida. Aku di kelas X-1” Baekhyun tersenyun lebar memamerkan eyesmilenya itu hingga membuatnya nampak seperti anak anjing yang menggemaskan. Hal itu berimbas pada Minho yang ingin menculiknya sekarang juga. Berhubung ia sangat menyukai anak anjing
“Hmm.. Kau manis juga.. Jadi, ada perlu apa denganku?”
Pertanyaan Minho yang terlalu percaya diri membuat Baekhyub mengernyit heran.
“Aku tidak ingin bicara atau ada perlu dengan Sunbae. Aku ada perlu dengan Sunbae yang itu” Jawab Baekhyun polos sambil menunjuk Kris yang menatap Baekhyun. Ia seperti pernah melihat Hoobaenya ini.. Tapi dimana? Ah, ini Hoobae yang pernah membuatnya terjatuh dengan sangat tidak elitnya dulu! Ada perlu apa ia dengannya?
Sementara Kris masih sibuk dengan pikirannya, Chanyeol-namja dengan telinga elf itu-masih sibuk menertawakan Minho yang memasang palm facenya mendengar jawaban Hoobaenya.
“Ada perlu apa denganku?”
Baekhyun mengerjap pelan sembari menatap Kris.
“Aku menyukai Sunbae. Jadi apa Sunbae mau menjadi kekasihku?”

To Be Continue…

Nah, jadi menurut kalian apa Kris akan nerima Baekhyun atau tidak ?
Kalau penasaran diriview dong ya~Biar next chapnya bisa update lebih cepat/modus/
Oke, thanks all~

Advertisements

9 thoughts on “[FF/Freelance] The Hope from the Star (Chapter 3)

  1. kacangsukroman July 11, 2015 / 9:44 pm

    Lahaula baekhyun… kenapa polos banget sih:”3 heran dd.. udah itu yang pas jatuh kok kayaknya imut banget TAT

    Fighting for next chapter!!

  2. SeHyunKris_ July 11, 2015 / 10:20 pm

    Ooh, tak kira ini SuBaek toh-,-
    Bhaks, lu unyu sumpah Baek, bikin greget pengen nyium pipi luuuu!~
    Kris, gua nggak mau tau, lu harus baik dan manjain tuh little puppy, lu jahatin tuh anak, tak panggil Sehun ngebogem muka lu!
    Oke, sekian. Thanks.

  3. Park Denic July 11, 2015 / 10:21 pm

    Beh, padahal sudah berharap SuBaek. PHP banget jadi orang.
    Tanggug jawab ya sayang, dirimu harus memperbanyak KriaBaek fluffy moment.
    Itu aja. Bye.

  4. Oh Yemi July 18, 2015 / 10:49 am

    Ciee yang update~~
    Pantesan di sibuk mulu. Sorry baru review~
    Fast update**

  5. Baebu Baekkie July 18, 2015 / 10:54 am

    Akhirnya ada KrisBaek!
    Tapi OhSe kapan muncul? Jangan lama-lama yoo!
    Thanks!!!

  6. Byun Mei July 18, 2015 / 10:57 am

    Bagus, Thor, cuman untuk next chap KrisBaek momentnya banyakin yah, aku suka banget ama tuh pair.
    Baekhyunnya cantik dan Kris ganteng. Cocok banget.
    Fast Update ya!!

  7. KrisBaek Love♥ July 18, 2015 / 11:01 am

    Yosh, akhirnya Author update!
    KrisBaek momentnya mana? Cuman segitu? Banyakin dong.
    Next Thor!

  8. Teshania P. Rahardi July 18, 2015 / 1:22 pm

    Jongdae-yaaaaa-_-
    Baekhyun kamu polos banget nak, sini sini aku angkat jadi anakku sama dujun /uapuah/ /dijambak suho/
    Nice chapter thor, fast update ya:)

  9. achan July 19, 2015 / 9:30 am

    sehun cepatlah kau pulang ke qoriya u,u lebih pengen liat hunbaek masa:p
    dirimu juga cepatlah update~~~ ok ok thankyou/? .g

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s